Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung
Nama : Cindy Vitria
NPM : 16753009
OPERATOR PADA C++
Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan
dalam program untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti
penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.
Operator Aritmatika
Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator Binary adalah :
Operator Aritmatika
Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator Binary adalah :
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
*
|
Perkalian
|
4
* 5
|
/
|
Pembagian
|
8
/ 2
|
%
|
Sisa
Pembagian
|
5
% 2
|
+
|
Penjumlahan
|
7
+ 2
|
−
|
Pengurangan
|
6
− 2
|
Operator yang tergolong sebagai operator Unary, adalah :
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
+
|
Tanda
Plus
|
−4
|
−
|
Tanda
Minus
|
+6
|
Operator Assignment
Sebelumnya kita telah mengenal operator pemberi nilai ( assignment operator ) yaitu tanda “ = “. Sebagai contoh penggunaan operator pemberi nilai :
A = A + 1
Dari penulisan ekspresi diatas, Borland C++ dapat menyederhanakan menjadi :
A += 1
A+ = 1 atau A – = 1 ; masih dapat disederhanakan menjadi A ++ atau A –
Notasi ++ atau — dapat diletakkan di depan atau di belakang variable.
Contoh A ++ atau ++ A / A — atau — A
Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda :
1.
Jika
diletakkan di depan variable, maka proses penambahan atau pengurangan akan
dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini
sehingga nilai variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini
ditemukan, sedangkan
2.
Jika
diletakkan di belakang variable, maka proses penambahan atau pengurangan akan
dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel tadi akan tetap
pada saat ekspresi ini ditemukan
Notasi “ += “ ini dikenal dengan operator majemuk. Ada beberapa operator
pemberi nilai aritmatka diantaranya :
Operator
|
Keterangan
|
*=
|
Perkalian
|
/=
|
Pembagian
|
%=
|
Sisa
Pembagian
|
+=
|
Penjumlahan
|
-=
|
Pengurangan
|
Operator Penambah dan Pengurang
Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Borland C++ menyediakan operator penambah dan pengurang. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang.
Operator
|
Keterangan
|
++
|
Penambahan
|
–
|
Pengurangan
|
Operator Relasi
Operator Relasi digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil perbandingan operator ini menghasilkan nilai numerik 1 (True) atau 2 (False).
Operator
|
Keterangan
|
==
|
Sama
Dengan ( bukan pemberi nilai )
|
!=
|
Tidak
Sama dengan
|
>
|
Lebih
Dari
|
<
|
Kurang
Dari
|
>=
|
Lebih
Dari sama dengan
|
<=
|
Kurang
Dari sama dengan
|
Operator Logika
Operator
|
Keterangan
|
&&
|
Operator
Logika AND
|
|
|
|
Operator
Logika OR
|
!
|
Operator
Logika NOT
|
·
Operator
Logika AND
Operator logika AND digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih
ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila semua ekspresi relasi yang
dihubungkan bernilai BENAR.
·
Operator
Logika OR
Operator logika OR digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih
ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila salah satu ekspresi relasi yang
dihubungkan bernilai BENAR dan bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan
bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH.
·
Operator
Logika NOT
Operator logika NOT akan memberikan nilai kebalikkan dari
ekspresi yang disebutkan. Jika nilai yang disebutkan bernilai BENAR maka akan
menghasilkan nilai SALAH, begitu pula sebaliknya
Operator Bitwise
Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit. Borland C++ menyedikan enam buah operator bitwise.
Operator Bitwise
Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit. Borland C++ menyedikan enam buah operator bitwise.
Operator
|
Keterangan
|
~
|
Bitwise
NOT
|
<<
|
Bitwise
Shift Left
|
>>
|
Bitwise
Shift Right
|
&
|
Bitwise
AND
|
^
|
Bitwise
XOR
|
|
|
Bitwise
OR
|
·
Operator
Bitwise << (Shift Left)
Operator Bitwise Shift Left digunakan untuk menggeser sejumlah
bit kekiri.
·
Operator
Bitwise >> (Shift Right)
Operator Bitwise Shift Right digunakan untuk menggeser sejumlah
bit kanan.
·
Operator
Bitwise & (And)
Operator Bitwise & ( And ) digunakan untuk membandingkan bit
dari dua operand. Akan bernilai benar (1) jika semua operand yang digabungkan
bernilai benar (1). Berikut anda dapat melihat ilustrasi untuk membandingkan
bit dari 2 operand
·
Operator
Bitwise | ( Or )
Operator Bitwise | ( Or ) digunakan untuk membandingkan bit dari
dua operand. Akan bernilai benar jika ada salah satu operand yang digabungkan
ada yang bernilai benar (1). Berikut anda dapat melihat ilustrasi untuk
membandingkan bit dari 2 operand.
·
Operator
Bitwise ^ ( eXclusive
Or )
Operator Bitwise ^ ( XOr ) digunakan untuk membandingkan bit
dari dua operand. Akan bernilai benar (1) jika dari dua bit yang dibadingkan
hanya sebuah bernilai benar (1). Berikut anda dapat melihat ilustrasi untuk
membandingkan bit dari 2 operand.
·
Operator
Bitwise ~ ( Not )
Operator Bitwise ~ ( Not ) digunakan membalik nilai bit dari
suatu operand. Berikut anda dapat melihat ilustrasi untuk membandingkan bit
dari 2 operand.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar