MANAJEMEN INFORMATIKA POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
Internet (kependekan
daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang
berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar)
ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai
protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol).
Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara
menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Rangkaian pusat yang
membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET,
yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research
Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET
termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing,
dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1
Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian
pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari
Internet yang kita kenal hari ini. Pada sekitar 1990-an, Internet telah
berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer
yang ada.
Negara dengan akses
internet yang terbaik termasuk Korea
Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar –
Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses internet
yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar.
Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC
masih juga rendahlainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas
Public Internet aksss seperti warnet , cybercafe, hotspot dll.
Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di kampus
dan dikantor.
Disamping
menggunakan PC (Personal Computer), kita juga bisa mengakses Internet melalui
Handphone (HP) menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio
Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang
memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas
(grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas
tersebut. Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Simpati,
Indosat, XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya
kapasitas (per-kilobite) yang didownload.
Internet juga
semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan
layanan internet termasuk perpustakaan, dan internet cafe/warnet (juga
disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses
internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.
Terdapat juga
toko-toko yang menyediakan akses wi-fi,
seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook),
atau PDA,
yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses internet.
Fungsi Internet
Menurut Tjiptono dan
Diana (2000, p45), melalui keunggulan dalam hal komunikasi, information
retrieval dan information search, internet bisa dimanfaatkan untuk berbagai
macam keperluan bisnis, di antaranya berfungsi sebagai :
·
Yellow pages berupa
database terorganisasi yang memuat aneka ragam informasi produk, perusahaan,
iklan, berita, hiburan dan sebagainya.
·
Web traffic
control berfungsi sebagai iklan yang menarik perhatian para pemakai
internet agar mengunjungi web site-web site tertentu.
·
Online store
front berupa gerai (outlet) penjualan virtual maupun mal-mal virtual yang
kini semakin marak dijumpai.
·
Standard websites
berupa homepages dan alamat e-mail untuk kontak atau layanan pelanggan.
·
Business-to-business
links berupa koneksi pada jaringan bisnis yang dimiliki perusahaan.
·
Community sites
seperti ruang ‘ngobrol’ (chatting room) khusus untuk kelompok pelanggan
tertentu.
·
Informational/image
sites web site yang tidak memiliki fungsi komersial langsung, namun lebih
menekankan aspek penyajian informasi.
·
Content based sites
dimana pemakai jasa harus membayar biaya keanggotaan agar bisa
mendapatkan akses ke isi web site yang bersangkutan
Pengertian WWW
World Wide Web (“WWW“,
atau singkatnya “Web“) adalah suatu ruang informasi di mana
sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang
disebut Uniform Resource Identifier (URI). WWW
sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun
sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya.
Hiperteks dilihat
dengan sebuah program bernama browser
web yang mengambil informasi (disebut “dokumen” atau “halaman web“) dari server
web dan menampilkannya, biasanya di sebuah monitor.
Kita lalu dapat mengikuti pranala di setiap halaman untuk pindah
ke dokumen lain atau bahkan mengirim informasi kembali kepada server untuk
berinteraksi dengannya. Ini disebut “surfing” atau “berselancar” dalam
bahasa Indonesia. Halaman web biasanya diatur dalam koleksi material yang
berkaitan yang disebut “situs web“.
Pengertian Situs Web
Sebuah situs
web (sering pula disingkat menjadi situs saja; web
site, site) adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang
umumnya merupakan bagian dari suatu nama
domain (domain name) atau subdomain di World
Wide Web (WWW) di Internet.
WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman
sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang
menjadi “akar” (root), yang disebut homepage (halaman
induk; sering diterjemahkan menjadi “beranda”, “halaman muka”), dan biasanya
disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situs
web dapat diakses dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar
dapat menjadi pelanggan, misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi,
situs-situs berita, layanan surat
elektronik (e-mail), dan lain-lain.
Terminologi website
adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam
sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada didalam World Wide Web
(WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen yang ditulis dalam format
HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui
HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk
ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari
website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat
besar.
Halaman-halaman dari
website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL
ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun,
hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan
memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini
berjalan.
Beberapa website
membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian
atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs
bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa
mengakses situs tersebut.
Penemu Website
adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan website yang tersambung
dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika
membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui
informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April
1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan
secara gratis oleh semua orang.
Sebuah website bisa
berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan
dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website itu menujukkan
beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi
hyperling yang menghubungkan ke website lain, jadi, kadangkala perbedaan antara
website yang dibuat oleh individu perseorangan dengan website yang dibuat oleh
organisasi bisnis bisa saja tidak kentara.
Website ditulis,
atau secara dinamik di konversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program
software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP
Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan
internet, perangkatnya bisa saja berupa Personal Computer, Laptop Computer, PDA
ataupun Cellphone.
Sebuah website
dibuat didalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan Web Server, juga
disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada software yang
dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan
halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari user. Apache
adalah bahasa program/software yang biasa digunakan didalam sebuah webserver,
kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Server (IIS).
Sebuah Website
statik, adalah salah satu bentuk website yang isi didalam website tersebut
tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala, dan biasanya di maintain
secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan software editor. Ada 3 tipe
kategori software editor yang biasa dipakai untuk tujuan maintaining ini,
mereka adalah :
1.
Elemen 1 Text Editor. Contohnya adalah Notepad atau TextEdit, dimana HTML
diubah didalam program editor tersebut.
2.
Elemen 2 WYSIWYG editor. Contohnya Microsoft Frontpage dan Macromedia
Dreamweaver, dimana situs di edit menggunakan GUI (Graphical User Interface)
dan format HTML ini secara otomatis di generate oleh editor ini.
3.
Elemen 3 Editor yang sudah memiliki template, contohnya Rapidweaver dan iWeb,
dimana, editor ini membolehkan user untuk membuat dan mengupdate websitenya
langsung ke web server secara cepat, tanpa harus mengetahui apapun tentang
HTML. Mereka dapat memilih template yang sesuai dengan keinginan mereka,
menambah gambar atau obyek, mengisinya dengan tulisan, dan dengan sekejap
mereka sudah dapat membuat website tanpa harus melihat sama sekali kode-kode
HTML.
Sebuah website
dynamic adalah website yang secara berkala, informasi didalamnya berubah, atau
website ini bisa berhubungan dengan user dengan berbagai macam cara atau metode
(HTTP cookies atau Variabel Database, sejarah kunjungan, variabel sesi dan
lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi langsung menggunakan form dan
pergerakan mouse. Ketika web server menerima permintaan dari user untuk
memberikan halaman tertentu, maka halaman tersebut akan secara otomatis di
ambil dari media penyimpanan sebagai respon dari permintaan yang diminta oleh
user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog yang sedang berlangsung diantara
dua user, memantau perubahan situasi, atau menyediakan informasi yang berkaitan
dengan sang user.
Ada banyak jenis
sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generate Dynamic Web System dan
Situs Dynamic, beberapa diantaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server
Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk
meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasuk
didalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau
bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs
yang statis juga secara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia
butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal
ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.
Plugin tersedia
untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dari web browser, dimana, plugin
ini dipakai untuk membuka content yang biasanya berupa cuplikan dari gambar
bergerak (active content) contohnya adalah Flash, Shockwave atau applets yang
ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML juga menyediakan untuk user supaya dia
bisa secara interaktif dan realtime, meng-update di web page tersebut (catatan;
halaman yang dirubah, tak perlu di load atau di reloaded agar perubahannya
dapat dilihat), biasanya perubahan yang dilakukan mereka memakai DOM dan
Javascript yang sudah tersedia pada semua Web Browser sekarang ini.
Seperti yang
tertulis di atas, di luar sana ada beberapa perbedaan dalam penulisan dari
terminologi website. Walaupun ¨Website¨ sudah secara umum dipakai, namun untuk
Associated Press Stylebook, Reuters, Microsoft, academia, dan kamus-kamus yang
ada, penulisan yang mereka pakai adalah dengan menggunakan 2 kata, yaitu Web
site. Hal ini karena ¨Web¨ bukanlah terminilogi umum, namun ia adalah
kependekan dari World Wide Web
Secara umum situs
web, mempunyai beberapa fungsi yaitu:
1.
Fungsi Komunikasi
Situs web mempunyai
fungsi komunikasi pada umumnya adalah situs web dinamis, karena dibuat
menggunakan pemograman web (server side) maka dilengkapi fasilitas yang
memberikan fungsi-fungsi komunikasi, seperti web mail, form contact,
chatting, forum, dan yang lainnya
2.
Fungsi Informasi
Situs web yang
memiliki fungsi informasi pada umumnya lebih menekankan pada kualitas bagian
kontennya karena tujuan situs tersebut adalah menyampaikan isinya. Situs ini
sebaiknya berisi teks dan grafik yang dapat di download dengan cepat.
Pembatasan penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak seperti shockwave dan
java diyakini sebagai langkah yang tepat, diganti dengan fasilitas yang
memberikan fungsi informasi seperti News, Profile company, library,
reference, dan lain-lain.
3.
Fungsi Entertainment
Situs web juga dapat
memiliki fungsi entertainment / hiburan. Bila situs web kita berfungsi sebagai
sarana hiburan maka penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak dapat
meningkatkan mutu presentasi desainnya, meski tetap harus mempertimbangkan
kecepatan downloadnya. Beberapa fasilitas yang memberikan fungsi hiburan adalah
game online, musik online radio online, dan lain-lain.
4.
Fungsi Transaksi
Situs web dapat
dijadikan sarana transaksi bisnis, baik barang, jasa, atau lainnya. Situs web
ini menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui
transaksi elektronik. Pembayarannya bisa menggunakan kartu kredit, transfer,
ataupun dengan membayar secara langsung.
Berikut ini beberapa
jenis situs web yang dikelompokkan sesuai tujuannya:
1.
Alat Pemasaran
Sebuah situs web
yang di buat dengan tujuan untuk mempromosikan dan memasarkan produk atau jasa
layanan suatu perusahaan. Dapat juga berupa Company Profile.
2.
Katalog
Sebuah situs web
yang digunakan sebagai katalog elektronik yang menampilkan produk-produk
yang dijual oleh perusahaan. Dengan menggunakan situs web, apalagi jika produk
yang tersedia sangat banyak, peng-update-an dapat dilakukan dengan mudah
dan efisien, dan lebih ekonomis.
3.
E-commerce
E-Commerce merupakan
suatu kumpulan yang dinamis antara teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang
menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi
elektronik. Di sini perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan
secara elektronik.
4.
E-Learning
E-Learning sebagai
sembarang pegajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik
(LAN, WAN, atau Internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau
bimbingan. Ada pula yang menafsirkan e-learning sebagai bentuk pendidikan jarak
jauh yang dilakukan melalui internet.
5.
Komunitas
Sebuah situs web
yang dibuat dengan tujuan untuk memungkinkan pengunjung berkomunikasi secara
bersamaan. Pengunjung bisa berbagi pengalaman, cerita, ide dan lainnya, bisa
juga mencari dan menambah teman, atau untuk membuat suatu perkumpulan baru.
6.
Portal
Portal adalah
aplikasi berbasis web yang menyediakan akses suatu titik tunggal dari informasi
online terdistribusi, seperti dokumen yang didapat melalui pencarian, kanal
berita, dan link ke situs khusus.
7.
Personal
Situs personal
merupakan situs yang memiliki tujuan untuk mempromosikan atau menginformasikan
tentang seseorang, biasanya berisi tentang biodata, portofolio, prestasi, atau
sebagai diary yang menceritakan kehidupan sehari-hari yang di-publish agar
orang lain dapat mengetahui dan mengenal tentangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar